PEMBELAJARAN KIMIA ONLINE

MATERI

Home »  MATERI

Pengertian Laju Reaksi

            Pernahkah anda mengamati kembang api saat disulut api? Dan pernahkah anda mengamati terjadinya korosi pada pagar yang terbuat dari besi? Apakah kedua peristiwa tersebut terjadi sama cepat? Kedua peristiwa tersebut adalah contoh reaksi kimia.

Capture

           

 

 

 

 

 

 

            Reaksi kimia terjadi apabila partikel zat-zat yang terlibat dalam reaksi mengalami tumbukan. Tumbukan ini menyebabkan interaksi fisik antar partikel zat, reaksi akan terjadi apabila terjadi tumbukan yang mencapai energi dengan besar tertentu yang disebut energi aktivasi.  Beberapa reaksi kimia berlangsung cepat dan beberapa lagi terjadi sangat lambat. Hal tersebut terjadi karena perbedaan kecepatan reaksi. Kecepatan suatu reaksi sering disebut laju reaksi. Laju reaksi adalah perubahan konsentrasi zat yang bereaksi (reaktan) dan zat hasil reaksi (produk) per satuan waktu, pada proses berlangsungnya suatu reaksi, konsentrasi reaktan berkurang dan konsentrasi produk bertambah pada umumnya.

            Laju reaksi dapat dianalogkan dengan kecepatan melajunya suatu mobil. Kecepatan mobil dapat ditentukan dengan membagi jarak yang ditempuh mobil (perubahan kedudukan awal dan akhir) dengan waktu yang dibutuhkan untuk menempuh jarak tersebut. Atau dapat dituliskan dengan rumus :

Apabila kecepatan mobil merupakan fungsi dari jarak tempuh dan waktu tempuh, maka laju reaksi merupakan fungsi dari pengurangan konsentrasi reaktan atau penambahan konsentrasi produk dan waktu tempuh, dapat dirumuskan :

Laju reaksi = –  =

            Jika konsentrasi diukur dalam mol L-1 dan waktu dalam detik, maka laju reaksi mempunyai satuan mol L-1s-1. Misal pada reaksi pembentukan gas NO dari gas NO2, dengan persamaan reaksi :

NO2 dan CO dikonsumsi pada saat pembentukan NO dan CO2. Jika sebuah kuar dapat mengukur konsentrasi NO, laju reaksi rerata dapat diperkirakan dari nisbah perubahan konsentrasi NO,  ∆[NO] terhadap interval waktu, ∆t:

Laju reaksi =  =   = –  = –

Jadi laju reaksi adalah besarnya perubahan konsentrasi reaktan atau produk dalam satu satuan waktu.  Perubahan laju konsentrasi setiap unsur dibagi dengan koefisiennya dalam persamaan yang seimbang/stoikiometri. Laju perubahan reaktan muncul dengan tanda negatif dan laju perubahan produk dengan tanda positif. Hal ini dikarenakan pengertian laju reaksi yang dijelaskan diawal pembahasan, bahwa laju reaksi adalah perubahan (pengurangan) konsentrasi zat yang bereaksi (reaktan) dan penambahan konsentrasi zat hasil reaksi (produk) per satuan waktu.

Untuk reaksi yang umum:

aA + bB → cC + dD

Lajunya ialah

laju

Persamaan tersebut dapat digambarkan dalam grafik seperti berikut :

http://nurul.kimia.upi.edu/arsipkuliah/web2012/0905762/images/grafik1.jpg